Vitiligo
image source: Star2

Ketika Anda melihat seseorang dengan kulit berwarna putih yang terlalu pucat, Anda mungkin akan langsung mengira bahwa orang tersebut mengalami masalah kesehatan yang cukup terkenal, yaitu Albino. Yap, memang albino bisa menyebabkan penderitanya memiliki warna kulit yang putih pucat, dan penyakit tersebut tidak akan sembuh meskipun Anda menggunakan asuransi kesehatan yang bagus sekalipun saat berobat ke dokter kulit terbaik. Namun, tahukah Anda bahwa masalah warna kulit yang tampak tidak biasa tersebut bisa disebabkan karena penyakit lain?

Vitiligo, merupakan penyakit yang dimaksud. Dan penyakit viltigo berbeda dengan albino atau albinisme, meskipun secara sepintas dampaknya terlihat mirip. Menurut situs alodokter, viltigo adalah kondisi di mana sel-sel yang membentuk melanin berhenti berfungsi. Padahal, melanin adalah pigmen yang akan menentukan warna kulit, mata, juga rambut seseorang. Ketika produksi pigmen ini berhenti, maka kulit akan muncul bercak berwarna putih pada kulit karena pigmen tersebut tidak bisa memproduksi warna kulit.

Seseorang yang menderita penyakit ini, umumnya akan mulai mengalaminya sebelum usia 20 tahun. Penyakit ini bisa menyerang seluruh bagian tubuh. Ada yang mengalaminya hanya pada beberapa area tertentu saja, tetapi ada juga yang  mengalaminya hampir di seluruh area tubuh. Bagian tubuh yang bisa terkena yaitu tangan, kaki, wajah, bibir, jari, leher, juga rambut pada tubuh. Namun, biasanya area yang terkena masalah adalah area tubuh yang sering terpapar sinar matahari. Sementara, jika rambut yang di serang, maka akan menyebabkan tumbuhnya uban pada rambut tersebut.

Ada beberapa gejala yang akan dirasakan oleh penderita vitiligo, antara lain:

  • Munculnya bercak pada kulit dengan warna yang lebih muda dibandingkan dengan warna kulit pada kondisi normal.
  • Pada tepian bercak tersebut, akan memerah atau berubah warna menjadi cokelat. Selain itu, terjadi inflamasi pada area tersebut.
  • Bercak yang muncul akan bersifat permanen dan tidak hilang meskipun Anda melakukan perawatan kulit apapun
  • Bercak tersebut akan bersifat sensitif terhadap sinar matahari, dan juga seringkali terasa gatal meskipun tidak mengalami iritasi.

Meskipun penyakit ini tidak bisa disembuhkan, tetapi dengan penanganan cepat dan tepat dapat mencegah perkembangannya. Jadi, segera periksakan diri Anda ke dokter jika menemukan adanya perubahan pada warna kulit. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *