taman bermain indoor
image source: Bumble Bee Mum

Bagi Anda yang memiliki anak baik masih berusia balita atau di atasnya namun masih perlu pengawasaan saat bermain, ada baiknya Anda menyediakan taman bermain khusus untuk mereka. Namun perlu diperhatikan keamanan dan kenyamanannya. Misalnya dengan menggunakan rumput sintetis yang aman dari bakteri dan tidak melukai kulitnya saat ia terjatuh. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyulap halaman rumah Anda menjadi tempat bermain yang menyenangkan bagi Si Kecil.

  • Membuat sketsa terlebih dahulu. Sebelum mulai merenovasi taman, sebelumnya Anda wajib membuat sketsa dasar dahulu. Tulislah perencanaan Anda dalam sketsa berupa jumlah budget, desain taman, letak permainan, dan bahan-bahan yang akan digunakan. Dengan sketsa ini, Anda akan memiliki gambaran lebih jelas sehingga kesalahan saat merenovasi dapat diminimalisir.
  • Membuat sekat yang jelas. Jika sudah membuat sketsa yang baik, Anda perlu menentukan dimana posisi taman bermain akan dibuat. Jika Anda masih menyisakan ruang untuk taman biasa yang dipenuhi dengan tanaman atau bahkan terdapat kandang peliharaan, pastikan letaknya tidak tergabung dengan taman bermain anak. Buat sekat antara taman bermain dan taman biasa dengan menggunakan pagar kayu atau semacamnya.
  • Pilih permainan yang sesuai dengan anak. Selanjutnya Anda juga perlu mengetahui tips memilih permainan untuk anak. Pastikan Anda memilih permainan yang nyaman dan aman untuk anak. Pastikan tidak ada ujung dari mainan yang runcing atau permainan yang terlalu berbahaya bagi anak.Selain itu, jangan lupa memilih permainan yang dapat mengembangkan kecerdasan anak dan juga aktivitas fisiknya. Misalnya seperti ring bola basket, papan seluncur, ayunan, dan lainnya.
  • Pastikan taman bermain masih dalam pengawasan. Seaman apapun taman bermain anak, jangan biarkan anak Anda bermain sendiri tanpa pengawasan apapun. Pastikan taman bermain mudah dipantau dari dalam rumah ketika Anda beraktivitas atau Anda bisa memasang cctv yang mengawasi anak saat bermain. Namun akan lebih baik lagi jika Anda selalu menemaninya saat ia bermain.

Itulah tips membuat taman bermain anak di rumah agar anak bisa mengembangkan diri dengan cara yang menyenangkan. Semoga bermanfaat! (Rima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: