Mencerahkan WajahSetiap orang pasti memiliki bagian fisik yang tidak mereka sukai. Hanya saja, tak semua orang cukup peduli untuk mengubahnya. Jika Anda bisa mengubah bagian wajah yang tidak Anda suka, apakah Anda akan mengubahnya? Jika ya, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni dengan operasi plastik atau tanam benang. Namun, tak semua orang mau menahan rasa sakit operasi plastik, karena itu, tanam benang jadi jalan pintas yang kerap dipilih orang-orang. Jika memutuskan untuk tanam benang, maka Anda harus mencari klinik tanam benang yang terpercaya. Anda bisa coba ke Klinik Tarik benang Aptos di Indonesia karena metode ini memastikan Anda mendapat hasil yang sangat memuaskan.

Akan tetapi, jangan terburu-buru untuk melakukan tanam benang, carilah informasi mengenai apa yang harus Anda lakukan setelah tanam benang agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan dan agar hasil tanam benang lebih optimal. Nah, berikut inilah beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah tanam benang:

  • Terpapar sinar matahari langsung. Sinar UV berdampak pada kesehatan kulit, apalagi kulit yang baru saja melalui prosedur tanam benang. Maka dari itu, pastikan kulit Anda tidak terkena paparan sinar matahari.
  • Menggunakan skincare. Rutin menggunakan skincare memang baik untuk kulit Anda, tetapi tidak sehabis melakukan tanam benang. Setelah tanam benang, sebaiknya jangan menggunakan skincare, minimal selama tiga hari untuk menghindari kemungkinan iritasi.
  • Mengonsumsi seafood. Jika Anda rentan alergi, sebaiknya hindari mengonsumsi seafood setelah tanam benang. Hal ini dilakukan untuk mencegah alergi pada kulit seperti gatal-gatal atau bengkak.
  • Makan makanan bertekstur keras. Selain seafoodmakanan bertesktur keras juga tidak direkomendasikan karena saat mengunyah terlalu keras, kulit wajah Anda akan tertarik
  • Melakukan perawatan kulit. Perawatan kulit seperti facial, totok wajah dan laser tidak boleh dilakukan minimal satu bulan.
  • Menyentuh bagian yang diberi tindakan. Untuk menghindari iritasi dan perpindahan bakteri dari tangan ke kulit yang ditanami benang, hindari untuk menyentuhnya. Jika ingin menyentuhnya pastikan tangan bersih dari kuman.

Itu dia hal yang perlu dihindari setelah tanam benang. Akan lebih baik lagi jika Anda mengonsultasikan dengan dokter kecantikan Anda terlebih dahulu. Semoga bermanfaat! (Rima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *