Partisi RuanganDaripada membatasi ruangan dengan tembok, biasanya ruangan di rumah minimalis lebih sering dibatasi dengan partisi. Sehingga dapat memanfaatkan satu ruangan menjadi dua ruangan. Nah, partisi ini ada bermacam-macam jenisnya, ada partisi dengan model pintu sliding, kaca, bahkan kertas. Namun, Anda yang awam dalam menentukan desain interior rumah, mungkin bingung harus memilih partisi seperti apa untuk rumah. Untuk itu, coba cari tahu tips memilih partisi ruangan berikut ini!

Menentukan jenis partisi yang sesuai dengan fungsi ruangan

Tentunya jenis partisi harus disesuaikan dengan fungsi ruangan. Ada beragam jenis partisi yang bisa Anda gunakan:

  • Partisi masif. Partisi ini merupakan partisi yang berfungsi meningkatkan privasi agar orang di dalam ruangan tersebut tidak terganggu dengan orang lain. Partisi masif terdiri dari material yang tidak tembus pandang dan solid, seperti kayu misalnya.
  • Partisi semi transparan. Partisi ini terbuat dari campuran bahan material solid dan bahan transparan, misalnya perpaduan antara kayu dan kertas. Partisi semi transparan cukup menjaga privasi dan masih dapat membantu segi pencahayaan rumah.
  • Partisi transparan. Nah, partisi ini tentunya terbuat dari material yang transparan, seperti kaca misalnya. Biasanya partisi ini digunakan untuk membatasi ruang yang fungsinya serupa. Kemudian para penghuni tetap bisa melihat ke ruangan lain dan memberikan kesan ruangan yang luas.

Memilih material partisi

Material pembuat partisi ada berbagai macam. Mulai dari kertas, kayu, kaca, kain, bahkan aluminium. Nah, pastikan Anda memilih material partisi yang terbaik dan tahan lama. Seperti halnya di atas, sesuaikan pemilihan material partisi dengan fungsi ruangan. Jika Anda ingin membuat ruang santai dengan nuansa Jepang, mungkin Anda bisa memilih partisi dengan perpaduan kayu dan kertas.

Sesuaikan dengan dana

Terakhir yang tak kalah penting, ingat berapa dana yang Anda miliki. Setiap jenis partisi memiliki range harga yang berbeda. Jadi, pastikan Anda tidak memilih yang terlalu mahal atau pun terlalu murah. Jika partisi yang Anda inginkan terlalu mahal harganya, Anda bisa mencari alternatif jenis partisi lain yang lebih sederhana dan terjangkau.

Semoga bermanfaat! (Rima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *