uangAda banyak cara yang bisa kamu lakukan saat akan mengirim atau transfer uang ke orang lain. Mulai dari cara manual melalui teller bank, atau yang lebih praktis, secara online lewat aplikasi transfer uang maupun mobile banking. Memanfaatkan aplikasi semacam ini bukan cuma membuat kamu bisa kirim uang kapan saja dan di mana saja selama ada koneksi internet, namun juga bisa menghemat waktu kamu untuk belajar tentang istilah-istilah investasi cryptocurrency.

Ya, adanya aplikasi untuk pengiriman uang memang sangat bermanfaat dan menguntungkan. Terlebih saat ini ada beberapa aplikasi seperti ini yang memberikan fasilitas transfer uang ke mana saja tanpa biaya. Namun ternyata, masih banyak juga loh masyarakat yang lebih memilih cara manual karena takut mengalami kegagalan saat transfer. Padahal asal kamu paham penyebabnya maka kamu bisa mengatasinya, dan berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Aplikasi tidak update

Aplikasi yang berkaitan dengan uang, biasanya akan dilakukan update secara berkala oleh pihak developer demi keamanan. Terkadang developer memberikan batas waktu pada pengguna aplikasi di mana selama tenggang waktu tersebut, kamu masih bisa menggunakan aplikasi secara normal. Namun, melewati batas waktunya, aplikasi mulai menunjukkan masalah salah satunya gagal transfer.

Memang terkesan memaksa, tetapi hal ini juga dilakukan demi keamanan pengguna agar dana yang tersimpan dalam akun aplikasi tetap aman dari risiko cyber crime. Jadi, ketika kamu mengalami masalah gagal transfer, coba cek apakah ada update terbaru dari developer. Jika ada, maka segera lakukan update demi kenyamanan dan keamanan bertransaksi.

  • Koneksi tidak stabil

Saat melakukan transfer uang menggunakan aplikasi, kamu membutuhkan koneksi yang sstabil. Baik koneksi internetmu maupun koneksi ke jaringan bank itu sendiri. Pastikan bahwa koneksi internetmu sedang dalam kondisi yang stabil sebelum melakukan transaksi.

Sementara untuk koneksi jaringan bank, kamu bisa memastikan bahwa jaringan tidak sedang dalam kondisi maintenance saat melakukan pengiriman uang. Selain itu, hindari transaksi pada malam hari, khususnya lebih dari jam 9, karena terkadang bank melakukan maintenance pada malam hari (di luar jam sibuk).

  • Salah input data

Sebelum kamu melakukan proses akhir, pastikan bahwa semua data penerima yang kamu input sudah benar. Sebab, kesalahan input data bisa menyebabkan kegagalan transfer akibat data penerima tidak ditemukan.

Lebih parahnya lagi, jika kamu sampai salah memasukkan data dan uang yang kamu kirim masuk ke penerima lain yang tidak kamu kenal. Jika sudah begini maka akan sulit proses pengurusannya. Jadi, pastikan kamu melakukan pengecekan berulang sebelum mengirimkan uang ya.

Sebenarnya kamu tidak perlu khawatir mengalami kegagalan transfer, karena ketika ini terjadi maka saldo biasanya akan kembali secara otomatis. Ada yang secara langsung, tetapi ada juga yang membutuhkan proses. Untuk keamanannya, kamu lakukan screenshot semua pesan error yang muncul saat proses transfer. Jadi jika kamu harus mengurusnya mandiri, kamu memiliki bukti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *