makanan anakZat besi (iron) merupakan salah satu nutrisi yang paling dibutuhkan anak pada masa keemasannya. Sebab, nutrisi ini berperan penting dalam produksi darah, pembentukan otot, juga penyuplaian energi pada anak-anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia juga mengungkap bahwa asupan zat besi pada balita dapat memengaruhi kecerdasan, perilaku, dan kemampuan motoriknya. Untuk itu, memberikan asupan zat besi yang cukup, entah dari suplemen anak atau makanan kaya zat besi, kepada anak itu sebuah keharusan. Lalu, apa sajakah sumber makanan kaya zat besi yang bisa Bunda berikan pada si kecil?

  • Daging tanpa lemak. Sumber makanan kaya zat besi pertama adalah daging tanpa lemak. Pasalnya, bagian daging hewan yang satu ini mengandung zat besi heme (yang mudah dicerna tubuh) dalam jumlah besar. Sehingga, asupan zat besi anak Bunda bisa lebih banyak terserap jika mengonsumsi daging tanpa lemak. Daging tanpa lemak ini bisa Bunda dapatkan dari daging sapi, daging ayam, kalkun, juga unggas.
  • Sereal yang diperkaya. Fortified cereals atau sereal yang diperkaya merupakan sereal yang ditambahkan kandungan nutrisi tertentu untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi manusia. Satu porsi (30-50 gram) sereal yang diperkaya zat besi umumnya punya 100% nilai harian zat besi. Sementara itu, satu cangkir (81 gram) oat polos mengandung sekitar 2,5 mg zat besi. Nah, Bunda bisa, lho, memadukan sereal yang diperkaya dengan oat polos atau juga potongan buah stroberi untuk penambah vitamin C sebagai menu sarapan si kecil.
  • Kacang-kacangan. Apakah anak Bunda kurang suka mengonsumsi daging atau sereal? Jika ya, kacang-kacangan bisa jadi opsi sumber makanan kaya zat besi lain untuknya. Sebab, kacang-kacangan seperti kedelai, lima, merah, lentil, dan lainnya mengandung zat besi, serat, juga vitamin dan mineral penting untuk masa perkembangan si kecil. Untuk opsi penyajian yang sehat, Bunda bisa memanggang kacang tersebut dan membuatnya sebagai menu sarapan pagi bersama sepotong roti gandum.
  • Menurut situs Healthline, telur adalah sumber protein, vitamin, dan mineral penting yang baik; termasuk zat besi. Jadi, memberikan telur sebagai menu pelengkap nasi makanan anak Bunda bisa menjadi solusi tepat untuk penuhi kebutuhan zat besinya. Bunda bisa menyajikan telur dalam bentuk rebusan, dadar, mata sapi, atau gaya masakan lain yang Bunda tahu. Yang paling penting, batasi penggunaan minyak goreng ketika mengolah telur, ya.

Itulah dia beberapa sumber makanan kaya zat besi yang baik untuk balita. Apakah Bunda punya variasi makanan tinggi zat besi lainnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *