dengar musik sambil nyetirAsuransi mobil terbaik hanya akan melindungi kendaraan Anda dari kerugian bukan mencegah risiko-risiko yang mungkin terjadi saat berkendara. Oleh karena itu, Anda harus tetap esktra hati-hati saat mengemudikan kendaraan. Mulai dari menggunakan seat belt, memeriksa kondisi mobil dan memerhatikan jalanan dengan konsentrasi tinggi saat mengemudi. Bahkan mulai dari hal sepele seperti mendengarkan musik saat mengemudi pun perlu Anda waspadai.

Memang apa salahnya dengan mendengarkan musik saat mengemudi? Sebenarnya hanya sekedar mendengarkan lagu tidak akan membahayakan diri Anda ketika mengemudi. Akan tetapi, ada beberapa kebiasaan mendengarkan musik saat mengemudi yang dapat berisiko terhadap keselamatan Anda saat berkendara. Berikut ini beberapa kebiasaan yang perlu diwaspadai saat mendengarkan musik di mobil:

Mencari lagu

Salah satu yang menjadi masalah saat mendengarkan musik di mobil adalah memilih lagu yang diputar. Ketika sedang melaju, sebaiknya jangan terlalu lama untuk mengganti lagu yang diputar. Hal ini dapat mengalihkan pandangan dan konsentrasi Anda meskipun hanya sebentar. Kecuali mobil Anda disertai dengan tombol pengganti lagu pada stir, sebaiknya nikmati saja lagu apa pun yang  sedang diputar.

Membesarkan volume

Siapa di yang suka membesarkan volume ketika lagu favorit diputar? Hati-hatilah mengatur volume musik karena volume yang terlalu besar dapat memperlambat otak Anda dalam merespon sesuatu. Menurut penelitian oleh Memorial University di Newfoundland, pengemudi yang mendengarkan musik dengan intensitas 95 desibel memerlukan waktu 20% lebih lama untuk merespon sesuatu yang ada di sekitarnya. Tentunya hal ini dapat membahayakan keselamatan Anda saat berkendara.

Pemilihan musik

Ternyata hal sesimpel pemilihan musik pun dapat memengaruhi fokus mengemudi Anda. Menurut studi yang dilakukan di University College London, otak manusia mengharapkan untuk melihat sesuai dengan apa yang didengar. Jika apa yang didengar tidak sesuai dengan apa yang dilihat maka fokus dari pekerjaan yang sedang dilakukan dapat terganggu. Hal ini disebut juga sebagai speaker syndrome di mana lebih berdampak pada orang-orang lanjut usia atau yang memiliki gangguan pendengaran.

Mulai sekarang, perhatikan beberapa kebiasaan di atas dan selalu waspada saat mendengarkan musik di mobil ya! (Rima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *