Tahun 2020 dibuka dengan bencana banjir di sebagian besar wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kota Bekasi dan Tangerang, bahkan, memiliki banyak sekali titik banjir yang terendam parah. Bukan hanya merendam jalanan, namun air banjir di awal tahun baru ini juga menenggelamkan rumah dan kendaraan ribuan penduduk yang terparkir saat hujan deras turun di malam tahun baru itu. Bagi korban yang memiliki asuransi mobil dengan cakupan perlindungan untuk banjir, tentu musibah ini tidak akan terlalu memusingkan. Namun, bagaimana dengan mereka yang asuransinya tidak mencakup musibah tersebut atau bahkan sama sekali tidak mengasuransikan mobilnya?

Beberapa tips di bawah ini perlu segera dilakukan untuk mengurangi kerusakan akibat musibah banjir.

  • Jangan menghidupkan mesin mobil

Ketika banjir surut, hal pertama yang perlu diingat adalah jangan menghidupkan mesin mobil. Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan korsleting pada sistem kelistrikan mobil. Sejumlah pakar otomotif mengatakan, alih-alih menyalakan mesin mobil, mulailah dengan melepas atau mencabut kabel aki untuk menghindari terjadinya korsleting.

  • Lekas bersihkan eksterior dan interior mobil

Setelah mencabut aki, mulailah membersihkan bagian luar dan dalam mobil. Periksa bagian interior mobil, keluarkan lumpur di bawah jok atau karpet mobil, bersihkan jok, dan lap bagian eksterior yang kotor terkena lumpur banjir. Ingatlah untuk tetap tidak menyalakan mesin mobil, meski aki sudah dilepaskan.

  • Periksa mesin mobil

Sambil menunggu mobil kering setelah dibersihkan, mulailah memeriksa bagian-bagianĀ  mesin mobil. Pertama-tama, bukal filter udara dan seluruh busi. Bila memiliki kompresor, memanfaatkan angginya untuk membersihkan filter dan busi. Kedua, cek kondisi oli kendaraan. Buang sisa oli dan biarkan baut terbuka. Pasalnya, oli yang terendam banjir akan tercampur air ataupun lumpur. Ketiga, keringkan juga lubang busi, tempat sikring, dan komponen lainnya dengan angin kompresor. Selanjutnya, periksa tangki bahan bakar. Bila bahan bakar tercampur air atau lumpur, kuras dan buang seluruh bahan bakar yang tertinggal dalam tangki.

  • Isi dan pasang kembali onderdil yang dilepaskan sebelumnya

Usai memastikan seluruh bagian mobil kering dan bersih, isi mesin mobil dengan pelumas kemudian pasang kembali onderdil-onderdil yang sebelumnya dilepaskan pada tempatnya. Terakhir, pasang kembali kabel aki.

Bila semua tahap di atas telah selesai, coba menghidupkan mesin mobil. Hubungi petugas bengkel terdekat bila Anda merasa ragu. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *