label kode produksiKetika berencana untuk mencetak label kemasan ke percetakan label, banyak orang yang hanya fokus pada desainnya saja. Berusaha untuk membuat desain yang menarik agar membuat orang tertarik untuk membeli. Hal tersebut memang tidak salah, tetapi kamu juga harus memerhatikan apa saja informasi pada label kemasan yang harus ada. Salah satunya yaitu kode produksi.

“Loh, saya kan masih produksi berskala kecil? Jadi untuk apa ada kode produksi?”

Kamu yang baru memulai usaha mungkin beranggapan begitu. Namun kenyataannya, kode produksi ini sangat penting loh, terutama jika makanan kamu tergolong tahan lama. Misalnya seperti keripik atau makan beku.

Apa itu Kode Produksi?

Kode produksi adalah kode khusus yang akan menunjukkan informasi proses produksi. Kode ini bersifat unik dan tidak ada yang sama, karena umumnya setiap perusahaan membuat kodenya masing-masing.

Untuk produksi dalam skala kecil, banyak yang menggunakan tanggal, bulan, dan tahun produksi dikombinasikan dengan kode lainnya untuk pembuatan kode produksi ini. Sementara produksi skala besar terkadang hanya menggunakan waktu ukuran minggu, seperti minggu ke-1 tahun 2021, minggu ke-20, dan sebagainya. Ada yang hanya menyertakan kode ini dalam bentuk tulisan saja, tetapi terkadang ada yang melengkapinya juga dengan berbagai macam tipe barcode.

Manfaat Kode Produksi

Karena memuat informasi mengenai waktu produksi, artinya semua produk yang memiliki kode produksi sama dibuat dalam waktu yang sama dan menggunakan proses produksi yang sama. Jika seandainya suatu hari ditemukan adanya masalah pada sebuah produk sehingga harus dilakukan penarikan kembali, maka dengan adanya kode produksi produk yang ditarik hanya yang memiliki kode produksi sama.

Lalu, bagaimana jika produk tidak dilengkapi informasi ini?

Maka artinya semua produk yang beredar wajib untuk ditarik secara penuh. Sebab kamu tidak tahu mana saja produk yang bermasalah dan mana yang tidak bermasalah. Jadi bisa dibayangkan kan berapa besar kerugian yang mungkin kamu alami?

Mungkin kamu bertanya, mengapa jika ada kode produksi hanya yang memiliki kode sama yang ditarik?

Alasannya karena dengan kode yang sama artinya semua proses, bahan, dan teknik yang digunakan untuk produksi semua produk adalah sama. Namun belum tentu sama dengan produk dengan kode produksi lainnya.

Mudahnya begini, misalnya kamu menggunakan air sebagai salah satu bahan produksi. Bulan lalu air yang digunakan memiliki kualitas bagus dan tidak terkontaminasi. Namun karena suatu hal, air yang kamu gunakan untuk produksi minggu ini terkontaminasi sesuatu hingga menimbulkan masalah. Artinya, semua produk yang diproduksi minggu ini pasti bermasalah dan harus dilakukan penarikan, dan itu akan dilihat dari kode produksinya. Sementara produk bulan lalu tidak perlu ditarik karena tidak bermasalah.

Jadi, sudah jelas kan apa pentingnya mencantumkan kode produksi? Mulai sekarang, pastikan kamu mencantumkannya pada label kemasanmu ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *