Ingin punya motor baru namun budget mencekik isi saku? Mau tak mau mata jadinya lebih melirik ke motor bekas. Mata sih boleh aja melirik tapi hati galau habis. Apakah harus membeli motor bekas? Emang sih cicilan sepeda motor bekas lebih ringan tapi dan tapi…dan tapi. Banyak kata “tapi” yang dikeluarkan pada saat pilihan yang disuguhkan adalah barang bekas.

Hal yang wajar bagi seseorang untuk tidak percaya akan barang bekas terutama kendaraan seperti motor. Kita tidak tahu apakah motornya bekas dicuri, kena banjir, pernah tabrakan atau ada masalah lainnya. Apalagi jika para penjual sudah memoles motor daganganya agar terlihat bagus. Semakin ragulah hati untuk membeli motor bekas. Bagi yang tetap mau membelinya, berikut ini beberapa saran yang dapat membantu:

Pilih Model Motor dan Tentukan maksimum Budget yang Bisa Dikeluarkan

Sebelum mulai hunting motor bekas di pasaran, pastikan kita sudah menentukan model motor yang diincar dan berapa besar uang yang bisa kita keluarkan. Dalam menentukan model, pastikan kita sudah melakukan riset agar motor yang kita beli memang sesuati kebutuhan dan harga pasarannya. Ingat, kendaraan berfungsi mempermudah perjalanan kita bukan ajang pamer-pameran. Hal penting lainnya adalah memilih motor sesuai budget yang bisa kita keluarkan, jangan sampai besar pasak dari tiang.

Cari Penjual Dengan Reputasi yang Baik

reputasiJangan sembarangan memilih tempat  beli motor hanya karna promo atau harga yang ditawarkan. Pastikan kita mengecek untuk memastikan penjual mana saja yang bisa dipercaya. Ingat, berhati-hatilah dan lakukan riset terlebih dahulu.

Pastikan Kelengkapan Motor

Saat sudah menemukan motor yang diincar, jangan langsung beli. Lakukan proses pengecekan dengan mengajukan pertanyaan untuk mengetahui apakah surat-surat untuk motor tersebut lengkap atau tidak. Klo bisa, sebelum bayar kita melakukan pemeriksaan untuk memastikan surat lengkap untuk stnk, buku servis dan pajak .

Nyalahin dan Coba

Saat mencoba, kita bisa tahu apakah posisi setang normal atau tidak. Jika ada bekas jatuh, posisi setang akan berbeda. Lalu lakukan pengecekan pada oli, pastikan tidak berlebihan takarannya karena oli yang berlebihan hingga tumpah ruah. Dan jangan ragu untuk mengecek baut, mesin dan suku cadang yang digunakan untuk memastikan motor masih OKE.

Nyalahkan dan lihat apakah motor bisa langsam. Langsam berarti tetap menyala walaupun tidak digas. Jika mesin yang sudah tidak bagus, pasti gak bisa langsam. Dan setelah bisa langsam, coba lakukan perpindahan gigi dan rem untuk mengecek apakah mereka masih berfungsi dengan baik atau tidak.

Cek Speedometer

SpeedometerPastikan motor yang kita pilih memiliki speedometer. Pada umumnya pemakaian selama 1 tahun seharusnya speedometer tidak melebihin 10.000 km. Jadi dengan ingin, kita bisa mengecek umur motor yang akan kita beli.

Dengan memperhatikan hal tersebut ketika membeli motor bekas, kamu bisa mendapatkan motor bekas dengan harga terjangkau namun kualitas yang baik. Bagaimana, sudah percaya diri dalam memilih motor bekas? –hm-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: