mengatur keuanganPandemi COVID-19 yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan Indonesia telah menumbangkan berbagai sektor industri ekonomi dalam negeri. Mula-mula, pekerja informal dan karyawan tetap sektor perjalanan dan keramahtamahan (travel agent, maskapai, hotel) yang terkena dampak langsung. Namun kini, lini bisnis industri lain pun ikut terkena imbasnya.

Melansir situs Asumsi, sejumlah karyawan dari sektor ritel, media massa, perdagangan (marketplace) mendapatkan pemotongan gaji karena penurunan pendapatan perusahaan. Dengan situasi pandemi seperti saat ini, tentu memaksakan diri untuk meninggalkan kantor dan mencari pekerjaan baru bukanlah sebuah pilihan yang tepat. Sehingga, karyawan hanya bisa menerima kenyataan ini. Apakah kamu salah satu orang yang mendapatkan pemotongan gaji?

Jika ya, yuk simak artikel berikut supaya kamu dapat bertahan hidup hingga gaji bulan depan datang.

  • Atur ulang anggaran. Normalnya, pengeluaran seseorang akan selaras dengan pemasukan yang dimilikinya. Nah, sekarang situasinya pemasukan kamu berkurang. Tentu hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengatur ulang anggaran bulanan sesuai dengan pendapatan terkini mu. Tip: dahulukan keperluan baru kemauan. Buat daftar pengeluaran wajib seperti biaya makan, transportasi, pulsa telepon, listrik dan/air, uang kos, keperluan mandi dan/atau cuci, dan lain sebagainya, baru beralih ke kemauan, ya.
  • Hentikan dulu jajanan atau belanjaan. Variasi potongan gaji karyawan menurut berita Asumsi mulai dari 20% hingga 50%. Angka ini untuk menggantikan uang makan dan transportasi karyawan. Nah, dengan pengurangan pemasukan sebanyak itu, tentu kamu harus mengurangi pengeluaran (kalau bisa) sebanyak itu juga. Kemungkinan besar sisa gajimu ‘hanya’ bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari seperti poin di atas. Oleh karena itu, usahakan untuk mengerem keinginan membeli jajan atau berbelanja selama situasi pandemi ini masih berlangsung, ya.
  • Cari opsi lain. Bagi beberapa orang, potongan gaji yang ‘kecil’ itu tidaklah kecil. Pasalnya, kebutuhan tiap orang berbeda-beda. Makanya, ketika pemotongan gaji terjadi dan ternyata sisa pemasukan tersebut tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari kamu, mungkin kamu bisa mulai mencari opsi lain. Misalnya jika kamu tinggal di kos, kamu bisa mulai mencari-cari tempat kos dengan harga yang lebih murah. Meski terkesan ribet, namun melakukan ini bisa menyelamatkanmu dari kesusahan di masa yang akan datang. Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah memangkas dana untuk makanmu. Penerapannya bisa dengan mengurangi porsi makan dalam sehari atau menurunkan harga makanan yang kamu beli.
  • Jangan berhenti menabung. Beruntung jika kamu sejak dulu sudah terbiasa menabung. Ketika situasi tidak mengenakkan seperti sekarang terjadi, kamu memiliki simpanan yang cukup. Meski begitu, upayakan untuk tidak menghentikan kebiasaan baik ini, ya. Mungkin memang besaran uang tabungan akan berkurang dari biasanya. Akan tetapi, menyimpan walau sedikit akan lebih baik daripada tidak sama sekali, ya.

Nah, itulah dia beberapa hal yang mesti kamu lakukan jika gajimu dipotong saat masa pandemi ini. Menyalahkan keadaan tidak akan memberikan manfaat apa-apa untuk dirimu sendiri. Jadi, mulailah berbenah dan menyesuaikan pada keadaan, ya. Semoga berguna! (AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *