Janji deh, ini part terakhir untuk saat ini. Masih dengan cuaca yang sudah agak berubah karena sekarang mulai hujan dan masih di lokasi yang sama yaitu salah satu modern residence Jakarta, melanjutkan mengetik bagian ke-3 ini dan semakin terkaget-kaget dengan berbagai fakta baru dunia Harry Potter yang tidak tertuang di dalam Novel. Dan keingian agar kalian juga tahu, semakin bersemangat menyelesaikannya.

Berikut fakta baru di Harry Potter yang tidak akan kamu temukan di Novel bagian ke-3:

Harry Dianggap Sebagai Dark Wizard Pengganti Voldemort (What??? Gile lu)

Harry Setelah Vodelmort menghilang dan sebelum dia kembali lagi, banyak Death Eaters yang menganggap Harry bisa menggantikan Voldemort. Hal inilah yang memicu Draco mendatangi gerbong Harry dan mengajaknya untuk berkenalan. Dengan penolakan Harry, Darco menyadari bahwa Harry tidak akan menjadi Voldemort ke-2 bagi para Death Eaters. Dimulailah hubungan penuh pemusuhan diantara keduanya.

Keluarga Malfoy Tidak Selalu Membenci Manusia Biasa – muggle

Meskipun sangat meninggikan pure-blood dan memandang manusia biasa lebih rendah dari penyihir, ternyata keluarga Malfoy pernah berhubungan cukup dekat dengan muggle yang mereka anggap layak. Dianggap layak adalah muggle yang memiliki status tinggi dan kaya (yaelah haus kekuasaan banget ya, teman-teman). Keluarga Malfoy sangat sering ikut pesta muggle yang status tinggi dan kaya. Hal ini tentunya terjadi sudah lama sekali alias sebelum ada Voldemort tentu saja. Klo pas ada Voldemort bah, udah bye-bye keluarga Malfoy.

Lucius Malfoy I Pernah Ingin Menikahi Elizabeth I (Ratu Inggris)

Well, hal ini tidak mengherankan mengingat Lucius adalah orang yang sangat berambisius dan haus kekuasaan. J. K. Rowling menuliskan bahwa banyak bukti yang menunjukan bahwa Lucius Malfoy I tidak berhasil menyunting Elizabeth I karena sang Ratu menolaknya. Alasannya adalah Ratu tidak suka sama sekali dengan Lucius. (kasian ditolak..hahah). Wah klo jadi menikah boleh juga sih, setidaknya mereka tidak bisa membenci muggle dan penyihir half blood.

Hanya Ada 1 Pembuat Floo Berlisensi di Inggris

Bubuk Floo diciptkan oleh Ignatia Wildsmith pada abad ke-13. Dan satu-satunya produsen berlisensi di Inggris untuk membuatnya adalah Floo-Pow, berada di Diagon Alley, London. Tidak pernah ada report yang menyatakan kekurangan bubuk Floo walaupun pembuatnya hanya ada 1 di dunia (emang magic!). Yang menariknya lagi, harganya selalu sama selama 100 tahun ini, yaitu: 2 sickle untuk sesendok bubuk Floo.

Diagon AlleyGimana cara membuat dan apa saja komposisi bubuk Floo? semua itu merupakan rahasia yang sangat dijaga ketat oleh pembuatnya sehingga belum ada orang lain di dunia Sihir yang bisa membuatnya. Tapi banyak  banget penyihir yang mencoba membuatnya. Setidaknya setahun sekali, St Mungo’s Hospital untuk penyakit dan luka sihir kedatangan orang-orang yang cedera karena “Faux Floo” – istilah yang digunakan untuk menjelaskan percobaan pembuatkan bubuk floo.

Rutherford Poke, penyembuh yang bekerja pada St Mungo’s Hospital untuk penyakit dan luka sihir dengan marah mengatakan “ Bubuk floo hanya seharga 2 sickle persendok, jadi jangan pelit, berhenti memasukan bubuk taring Runespoor ke dalam api dan membuat dirimu sendiri terbakar serta terlempar keluar dari cerobong asap! Jika satu penyihir lagi yang datang karena bagian belakangnya terbakar, aku bersumpah tidak  akan merawatnya. Bubuk floo hanya seharga 2 sickle per sendok!

Semoga semakin banyak cerita dan fakta baru yang diberikan J.K. Rowling untuk kita. Stay tune for more Harry Potter story!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *