Demam, pilek, dan batuk mungkin menjadi 3 penyakit yang paling banyak dialami buah hati selama masa pertumbuhannya. Ketiga penyakit ini memang snagat mudah ditularkan sehingga tak heran anak yang tadinya sehat bisa terkena pilek dan batuk gara-gara orang di sekitarnya. Batuk sendiri bisa sembuh dalam satu hingga dua minggu dengan sendirinya. Namun rasa gatal dan sakit di tenggorokan sering kali menjadikan aanak-anak merasa tidak nyaman sehingga mereka pun tidak bisa beristirahat dengan baik dan menjadi rewel. Hal ini bisanya menjadikan orang tua bingung mencarikan obat batuk bayi 9 bulan. Sebab di usia ini mereka masih belum bisa mengonsumsi terlalu banyak jenis obat yang bisa dibeli secara bebas.

Obat Batuk Bayi 9 Bulan

Sebelum Anda membelikan obat-obatan berbahan kimia, tak ada salahnya untuk memberikan obat tradisional yang bisa dilakukan sendiri di rumah seperti berikut ini:

Humidifier

Alat bernama humidifier bisa menambah kelembaban ke udara untuk mencegah kekeringan yang dapat menyebabkan iritasi di banyak bagian tubuh. Humidifier dapat sangat efektif untuk mengobati kekeringan pada kulit, hidung, tenggorokan, dan bibir. Gunakan pelembab udara ini jika kondisi ruangan sangat kering. Anda bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti minyak kayu putih atau mint untuk membantu melegakan pernapasan dan mengurangi rasa gatal di tenggorokan. Humidifier ini kini sudah banyak dijual bebas dan bisa dibeli dengan harga bervariasi  mulai dari yang mahal sampai dengan murah.

Teh herbal

Ya, tidak hanya untuk orang dewasa, anak-anak juga bisa mengonsumsi teh herbal. Bayi yang sudah berusia 9 bulan juga diperbolehkan mengonsumsi teh herbal dengan kandungan yang tentunya sudah disesuaikan dengan kondisinya. Meski madu terkenal bisa menyembuhkan batuk dan mengatasi peradangan, namun perlu Anda tahu kalau bayi di bawah 12 bulan tidak diperbolehkan mengonsumsi madu. Hal ini dikarenakan di dalam madu terkandung spora yang masih belum bisa dicerna oleh bayi di bawah 1 tahun. Jika mengonsumsi madu, anak bisa jadi mengalami gejala keracunan seperti sesak napas hingga ada beberapa bagian tubuh yang membengkak.

Konsumsi banyak cairan

Secara umum untuk batuk dan infeksi saluran pernapasan atas, pastikan si kecil banyak istirahat dan minum banyak cairan, karena cairan membantu mengencerkan lendir yang menyebabkan batuk. Anda juga bisa memberikan semprotan hidung saline kepada anak Anda atau teteskan untuk mengencerkan sekresi dan mengencerkan lendir masuk ke tenggorokan. Pastikan Anda menjauhkan anak dari orang dewasa yang juga menderita batuk atau pilek karena penularannya bisa semakin parah dan menyebabkan anak tidak lekas sembuh.

Dengan berbagai pengobatan rumahan tersebut, bisa jadi gejala batu pada anak masih belum bisa teratasi. Anda mungkin ingin memberikan obat batuk bayi 9 bulan yang banyak dijual di pasaran. Meskipun tergoda untuk memberikan obat yang ada di apotek untuk mengatasi gejala batuk pada buah hati, tapi di luar sana banyak obat yang tidak cocok untuk anak-anak. Faktanya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengeluarkan pernyataan pada tahun 2007 memperingatkan agar tidak memberikan obat batuk secara sembarangan pada anak-anak terutama di bawah usia 1 tahun.

Salah satu alasannya karena dosis pada anak di bawah 1 tahun haruslah ditentukan berdasarkan berat badannya. Sehingga Anda tidak bisa memberikan obat  batuk secara sembrangan tanpa petunjuk dari dokter. Jika Anda berencana untuk menggunakan obat bebas, selalu baca label dengan seksama. Apabila merasa ragu, Anda perlu menanyakan kepada dokter untuk cara penggunaannya.

Untuk menghilangkan rasa sakit pada anak di bawah 12 bulan, Anda bisa memberikan asetaminofen. Ibuprofen juga dapat diberikan di atas usia 6 bulan, tetapi jangan berikan jika anak tidak minum cukup cairan atau mengalami sakit perut. Ibuprofen harus selalu diberikan dengan makanan. Jangan beri anak Anda aspirin karena telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa obat ini tidak cocok untuk anak-anak terutama di bawah 1 tahun.

Pada dasarnya, obat batuk bayi 9 bulan ada banyak sekali di pasaran namun tetap  harus dipertimbangkan dengan baik untuk memberikannya kepada buah hati. Sebab jika tidak, si kecil bisa jadi mengalami ketidakcocokan dengan obat tertentu dan kemungkinan terburuk yang dialami adalah kematian. Maka dari itu, jangan main-main dalam memilih obat untuk buah hati tersayang dan pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menemukan produk obat  batuk terbaik bagi si kecil tersayang.

Jika gejala bayi atau anak memburuk atau tidak membaik dalam 7-10 hari atau jika Anda khawatir, dapatkan bantuan dari profesional medis. Anda dapat menemukan dokter anak Providence atau penyedia lain di direktori online kami.

Ada beberapa alasan mengapa batuk harus dievaluasi oleh dokter: jika batuk memburuk setelah beberapa hari pertama, atau jika itu berlangsung lebih dari empat minggu, atau jika dikaitkan dengan kesulitan bernapas, batuk darah atau demam terus-menerus, maka anak perlu dilihat dan dievaluasi secara langsung oleh dokter untuk memeriksa paru-paru dan tingkat oksigennya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *