biaya hidupBisa hidup mandiri dan lepas dari tanggung jawab orang tua mungkin jadi impan banyak anak muda. Selain menjadi bukti keberhasilan diri, tinggal seorang diri pun berarti mengurangi beban finansial kedua orang tua. Tidak heran jika muda-mudi banyak yang meninggalkan rumah untuk tinggal di apartemen Ciracas sebagai awal mula hidup mandiri. Namun, meski sudah berhasil keluar dari rumah, masih ada sedikit dari mereka yang kebingungan mengatur biaya hidupnya seorang diri.

Kalau kamu sedang mengalami permasalahan yang sama, yuk cari tahu jalan keluarnya dalam ulasan artikel ini!

  • Uang sewa. Kalau kamu tidak membeli unit apartemen, berarti kamu membayar uang sewa sebagai imbal balik pemakaian hunian tersebut. Uang sewa apartemen biasanya terbagi ke bulanan atau tahunan; bergantung pada keputusan pemilik unit. Kalau kamu membayar uang sewa per bulan, tentu mudah saja mengalokasikan gaji kamu untuk melunasi kewajiban ini. Namun jika uang sewa apartemen kamu per tahun, kamu harus bisa menyisihkan gaji bulanan kamu untuk membayarnya ketika jatuh tempo nanti.
  • Apakah uang sewa apartemen kamu sudah termasuk biaya pemakaian listrik? Kalau sudah, maka kamu bisa melewatkan poin ini. Namun kalau belum, kamu harus menyisihkan gaji kamu untuk membayar kebutuhan energi listrik kamu setiap bulannya. Umumnya, unit apartemen masa kini sudah memakai listrik prabayar, jadi kamu bisa membeli token listrik di muka sebelum pemakaian. Dengan begitu, pengeluaran untuk listrik kamu bisa kamu kontrol lebih mudah.
  • Jika kamu cukup sering memasak, maka kebutuhan akan tabung gas tidak bisa kamu abaikan. Sisihkan gaji bulanan kamu untuk membeli gas sesuai dengan kebutuhan. Biasanya, tabung gas ukuran 12 kg bisa kamu gunakan selama lebih dari satu bulan (untuk pemakaian standar, bukan untuk berdagang). Jadi, perhitungan biaya hidupmu untuk gas tidak akan terjadi di setiap bulan.
  • Jika biaya air sudah masuk ke uang sewa apartemenmu, maka abaikan saja poin ini. Akan tetapi jika kamu diharuskan untuk membayar biaya air ke pemilik unit, maka jangan sampai lupa untuk memasukkan komponen ini dalam perhitungan biaya hidup mandiri kamu. Biarpun tidak terlalu mahal, menyisihkan sebagian gaji kamu dari awal akan menghindarkan kamu dari kekurangan finansial nantinya.
  • Apakah Wi-Fi tidak masuk ke biaya sewa apartemenmu? Jika tidak, maka memperhitungkannya ke dalam budget bulanan kamu menjadi penting. Sebab, ongkos untuk berselancar di internet tidak bisa dibilang murah. Belum lagi, internet sudah jadi kebutuhan sehari-hari kamu, kan?

Nah, itu dia beberapa tips untuk menghitung biaya hidup mandiri misalkan kamu tinggal di apartemen. Semoga cara-cara di atas bermanfaat, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *