mobil
image source: website Auto Guide

Dulu, mobil diesel selalu identik dengan truk, bis, atau mobil berukuran besar lainnya. Namun, saat ini sudah banyak juga mobil pribadi untuk keseharian atau mobil keluarga yang menggunakan mesin diesel. Bahkan, mobil diesel jenis ini tidak kalah favorit dibandingkan dengan mobil yang menggunakan bahan bakar bensin.

Tentunya, perawatan mobil berbahan diesel ini akan berbeda dengan mobil berbahan bakar bensin. Sebab sistem kerja mesinnya juga jelas berbeda. Misalnya saja dalam pemilihan oli, Anda tidak bisa menggunakan oli mobil biasa, melainkan harus memilih oli khusus mobil diesel yang bisa dilihat dari link berikut https://ilti.idemitsu.com/product-category/oli-mesin-diesel/. Mengapa harus oli idemitsu? Sebab oli ini memiliki berbagai kelebihan, seperti:

  • Dapat membantu menjaga kebersihan mesin mobil
  • Tahan terhadap oksidasi sehingga dapat memperpanjang usia mesin
  • Dapat bekerja stabil dalam suhu tinggi
  • Dan beragam kelebihan lainnya.

Oli diesel dari Idemitsu juga tersedia dalam berbagai tipe yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan. Nah, setelah Anda memilih oli yang tepat untuk mobil diesel Anda, ada hal lain yang perlu diperhatikan, yaitu pemilihan bahan bakar.

Loh, memang bahan bakarnya kenapa? Bukannya sudah pasti Solar?

Hmm, pasti banyak dari Anda yang berpikir begitu. Namun kenyataannya, ada juga pengguna mobil diesel yang menggunakan bensin untuk mengisi bahan bakarnya. Ada yang memang dengan sengaja, tetapi ada juga yang melakukan hal tersebut karena tempat pengisian bahan bakar yang didatangi tidak memiliki bahan bakar untuk solar.

Sebenarnya, sangat tidak disarankan bagi mobil diesel untuk mengisi bahan bakar bensin dan bukan solar. Sebab, proses pembakaran pada mesin mobil berbahan bakar bensin dengan diesel sangat berbeda jauh. Bensin memiliki sifat mudah terbakar sehingga akan berisiko menyebabkan terjadinya knocking ketika bensin masuk ke area bahan bakar. Selain itu, mesin mobil akan lebih sulit dinyalakan dan berisiko mati kembali saat sedang digunakan.

Risiko lainnya yaitu, penggunaan bahan bakar bensin juga bisa menyebabkan mesin mobil cepat rusak. Sebab, solar yang merupakan bahan bakar diesel tidak hanya berfungsi sebagai bahan bakar, tetapi juga pelumas. Itulah sebabnya, mobil diesel yang diisi dengan bahan bakar bensin harus segera dilakukan pengurasan bahan bakar hingga bersih dan kemudian diisi kembali dengan bahan bakar yang seharusnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *