mobil HatchbackPernahkah Anda mendengar istilah recall? Untuk yang sering mengikuti perkembangan dunia otomotifseperti truk Indonesia atau mobil lainnya, pasti sudah sering mendengar atau sudah paham arti istilah tersebut. Apalagi saat ini sudah ada beberapa produsen otomotif yang melakukan recall untuk produknya tersebut.

Sebenarnya jika melihat dari arti kata recall sendiri, Anda pasti sudah bisa menebak maknanya. Recall artikel menarik kembali sebuah produk. Namun jangan salah sangka dulu, recall ini bukan berarti benar-benar menarik keseluruhan unit yang telah dipasarkan ke tangan konsumen. Sebab recall pada dunia otomotif berarti menarik atau memanggil beberapa produk bermasalah untuk dilakukan perbaikan secara gratis sebagai kompensasi.

Yap, recall memang hanya dilakukan pada produk yang bermasalah saja. Biasanya recall dilakukan ketika produsen menemukan adanya suatu masalah pada sebuah produk. Masalahnya sendiri bisa sangat beragam. Ada yang bermasalah pada fungsi pintu, airbag, komponen tertentu, dan sebagainya. Bahkan terkadang, saking kecilnya masalah tersebut, membuat para pemilik kendaraan tidak menyadarinya. Namun ketika produsen mennemukan adanya masalah, mereka akan langsung mengumumkan kepada seluruh dealer dan juga melalui media massa mengenai recall yang dilakukan.

Produk yang direcall biasanya akan diberikan kesempatan hingga periode waktu tertentu untuk dibawa ke servis resmi untuk kemudian diperbaiki. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perbaikan untuk masalah tersebut tidak akan dikenai biaya apapun karena merupakan bentuk kompensasi. Kecuali jika mobil dibawa setelah melewati periode waktu yang ditentukan. Untuk periode waktunya sendiri, biasanya akan diberikan cukup panjang mengingat jumlah produk yang direcall biasanya cukup banyak dan memikirkan ketersediaan waktu dari pemilik mobil.

Namun hal yang perlu diingat mengenai recall ini adalah, tidak semua mobil yang memiliki brand dan tipe sama akan direcall ketika ditemukan adanya masalah. Namun untuk mempermudah pemilik mobil mengetahui apkah produknya termasuk salah satunya atau tidak, maka pihak produsen akan memnyediakan fitur pengecekan pada website resmi mereka. Pemilik mobil hanya perlu memasukkan data dari kendaraannya seperti nomor rangka, dan akan terlihat informasi apakah kendaraan termasuk yang mengalami recall atau tidak. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *