Ternyata Ini Lho Manfaat Berkomunikasi dengan Janin

hamil
image source: Fox News

Selain mengonsumsi vitamin untuk ibu hamil, hal yang bisa Ibu lakukan untuk mendukung perkembangan janin adalah dengan mengajaknya berkomunikasi. Bagi yang tidak mengerti, berbicara atau berkomunikasi dengan janin mungkin terlihat konyol dan sia-sia. Padahal mengajak janin berkomunikasi dapat menghasilkan beberapa manfaat di bawah ini lho.

  • Membuat Janin Merasa Lebih Nyaman

Semenjak di kandungan, sang buah hati juga sudah memiliki kepekaan emosional lho. Dengan mengajaknya berkomunikasi, berarti Anda sudah membuatnya perasaannya lebih senang dan lebih nyaman.

  • Dapat Menstimulasi Otak

Selain dari sisi emosional, berkomunikasi dengan janin dapat menstimulasi otaknya karena suara Anda dapat membuatnya lebih peka terhadap indra pendengarannya. Semenjak minggu ke-14, indra si bayi sudah mulaiĀ  terbentuk. Karena itu, sering-seringlah mengajaknya berbicara. Sesekali, ajak juga sang Ayah agar bisa menjalin hubungan yang lebih erat dengan sang buah hati.

  • Mengasah Kemampuan Berbicara Si Kecil

Ternyata bukan sekedar indra pendengaran, mengajak komunikasi si kecil saat masih dalam kandungan juga bisa mempermudahnya untuk bebicara kelak lho. Berbicara dengannya semasa kandungan dapat mempermudah otak si kecil untuk mengucapkan kata-kata yang ia dengar semasa dalam kandungan sehingga ia pun bisa lebih lancar berbicara.

Namun, tahukah Anda kalau mengajak komunikasi si kecil bukan hanya bisa dilakukan dengan berbicara lho tapi bisa juga dilakukan dengan beberapa hal berikut ini (source: mommyasia).

  • Memijat Perut

Setelah usia kandungan melewati tiga bulan, Anda bisa mulai memijat perut dengan hati-hati. Usapkanlah lotion yang memiliki aroma menenangkan agar Anda bisa menjadi lebih rileks. Rasa rileks yang Anda rasakan secara otomatis juga bisa memengaruhi perasaan bayi.

  • Mendengarkan Lagu

Pada usia 18-23 minggu, Anda bisa memperdengarkan musik kepada bayi dengan mendengarkan earphone ke perut. Musik lembut memiliki beat yang santai sehingga dapat membuat bayi lebih santai, sedangkan musik yang agak keras dapat membuat sang bayi lebih aktif bergerak.

  • Bermain Ketukan

Di usia ke-8 bulan, Anda bisa mengetuk perut Anda dengan lembut menggunakan ujung jari untuk merangsang reaksi sang bayi. Bermain ketukan ini bisa menjadi menyenangkan bagi sang Ibu dan bayi.

Semoga bermanfaat ya Mom! (Rima)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *