Ada beberapa orang yang tidak begitu suka melakukan perubahan sehingga membiarkan saja rumah  di Jakarta Timur yang baru dibelinya tidak direnovasi sedikitpun. Namun ada juga yang langsung melakukan renovasi untuk menyesuaikan seleranya. Baik dari segi eksterior maupun interior. Atau ada juga yang melakukan renovasi setelah beberapa tahun tinggal dan mulai merasa bosan sehingga ingin mengubah tampilan rumah.

proses ibm rumah tinggalNah, jika Anda termasuk tipe orang yang kedua, ada baiknya jika lebih berhati-hati saat melakukan renovasi rumah. Sebab ternyata renovasi rumah ada aturannya, baik yang diatur oleh undang-undang maupun aturan sosial. Lalu, apa sajakah itu? Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Pahami aturan dari developer

Bagi Anda yang tinggal di area kompleks perumahan biasa, developer biasanya tidak akan mengatur masalah bentuk rumah sehingga Anda bebas melakukan renovasi sesuka hati. Namun hal ini akan berbeda jika Anda tinggal di area cluster. Sebab banyak developer properti dengan konsep cluster yang melarang adanya renovasi terutama bagian eksterior. Bagi Anda yang menyukai kerapian, hal ini merupakan salah satu keuntungan tinggal di perumahan cluster karena seluruh rumah diarea tersebut akan sama sehingga terlihat rapi. Namun bagi Anda yang lebih menyukai suatu hal berbeda, ada baiknya jika memperhatikan aturan ini terlebih dahulu sebelum membelinya.

  • Memperbarui IMB

IMB atau Izin Mendirikan Bangunan tidak hanya berlaku pada saat Anda mendirikan bangunan baru saja, tetapi juga ketika melakukan renovasi rumah. Sebab dalam IMB akan tercantum keterangan detail mengenai bangunan tersebut. Itulah sebabnya Anda harus memperbarui IMB ketika melakukan renovasi, apalagi jika renovasi yang dilakukan mengubah dimensi bangunan. Hal ini juga diatur dalam UU sehingga sebagai warga negara yang baik wajib untuk Anda patuhi.

  • Menginformasikan pada tetangga

Ini adalah bagian dari etika Anda bermasyarakat. Meskipun renovasi yang dilakukan tidak banyak dan tidak mempengaruhi bangunan di sekitar Anda, tetapi pada saat renovasi pasti akan ada kebisingan. Apalagi jika renovasi yang dilakukan mempengaruhi bangunan tetangga (misalnya pada dinding yang bersisian dengan tetangga), maka menginformasikan pada tetangga merupakan hal yang wajib. Dengan begitu Anda akan menghindarkan masalah yang mungkin muncul dikemudian hari.

Tidak sulit kan menaati aturan di atas? Jadi pastikan untuk memperhatikan dan melakukan berbagai aturan di atas sebelum melakukan renovasi ya! (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: