simDengan semakin mudahnya cicilan membuat tingkat kepemilikan kendaraan bermotor semakin meningkat. Selain mempermudah pembayaran, banyak yang memilih menggunakan cicilan agar bisa mendapatkan asuransi kendaraan bermotor, maklum biaya reparasi kendaraan bermotor tidaklah murah. Dengan adanya asuransi kendaraan bermotor, setidaknya ada bantuan dana saat perbaikan. Selain adanya cicilan, alasan lain kenapa semakin tingginya minat akan kendaraan  adalah semakin mudahnya administrasi SIM. Selain mudah, ketika membuatnya pun kita akan ditawari dengan asuransi kecelakaan SIM atau yang disingkat menjadi AKDP (Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi).

Mudahnya pembuatan SIM bukan berarti semua test dihilangkan. Cuma sekarang, kamu yang mau membuat SIM tidak akan diribetkan dan dilama-lamain lagi. Sehingga sangat disarankan untuk mengurus SIM sendiri tanpa perlu menggunakan calo baik untuk membuat SIM baru, perubahan data atau perpanjangan. Beneran? Gak susah lagi? Yap, gak susah. Jika tidak percaya berikut tata cara pembuatan SIM baru karena pindah domisili:

Lakukan Persiapan Terlebih Dahulu

  • Sebelum cap cus ke tempat SatPas SIM asal pembuatan SIM, kamu harus menyiapkan beberapa hal seperti:
  • Fotocopy KTP terbaru dan SIM lama 3-4 lembar. Kenapa butuh fotocopy KTB terbaru dan SIM lama yang banyak? Ini untuk berjaga-jaga. Walaupun di SatPas SIM disediakan mesin fotocopy namun biaya fotocopynya bisa dibilang mahal. Biar tidak perlu keluar uang banyak, siapin sendiri aja.
  • SIM dan KTP asli.
  • 1 Pen dengan tinta berwarna hitam biar kamu bisa lebih cepat dan mudah mengisi formulir tanpa perlu menunggu antrian penggunaan pen.

Pencabutan Data Lama

checklist mutasi simTahap untuk melakukan pencabutan data lama dan mendapatkan surat mutasi:

  • Datangi SatPas SIM dimana kamu membuat SIM lama. Ajukan mutasi SIM sesuai alamat kepindaahan dengan menyertakan fotokopi KTP dan SIM.
  • Pihak SatPas SIM yang kamu datangi akan memberikan berkas hasil ujian dan surat pengantar kepada Polres tujuan. Dengan adanya surat ini, mutasi SIM ke alamat baru akan semakin mudah dilakukan. Beberapa orang bilang, surat mutase SIM tidak diperlukan. Namun untuk berjaga-jaga lebih baik dibuat aja, toh gratis.

Mendatangi SatPas SIM Baru

Sesudah mendapatkan surat mutasi dan persiapan sudah oke, saatnya berkunjung ke SatPas SIM yang dekat dengan lokasi domisili yang baru. Saat sampai berikut beberapa tahap yang perlu kamu lakukan:

  • loket formulir simPergi Antri untuk Cek Kesehatan. Siapkan 1 fotokopi KTP dan uang sebesar  Rp 25.000 untuk biaya pemeriksaan.
  • Setelah mendapatkan hasil, bawa berkas ke Gedung Utama. Biasanya pas masuk kamu akan ditanyakan keperluannya, kamu tinggal bilang mau mutasi. Jika diminta menunjukan surat, tunjukan surat hasil cek kesehatan dan mutasi.
  • Langsung menunju loket pembayaran BRI. Biaya untuk SIM sudah terterah di depan loket. Jangan membayar lebih dari harga yang terterah.
  • Biasanya setelah bayar biaya SIM, petugas BRI akan menunjukan loket asuransi. Jika kamu mau, bisa ke loket asuransi dulu baru ke loket pengambilan formulir. Jika kamu bingung harus kemana, tanya pada petugas loketnya.
  • Isi formulir dengan lengkap kemudian serahkan kepada petugas yang menunggu di loket penyerahan. Selanjutnya kamu akan diberikan sobekan berkas dan diarahkan untuk ke ruang foto. Jangan lupa menuliskan nama di kolom nama di sobekan kertas yang sudah diterima.
  • Masuk ke ruang Foto, isi data dan menyerahkan sobekan kertas pada petugas. Setelahnya, kamu akan diminta untuk memasukan data sidik jari, tanda tangan dan foto.
  • Selesai foto, kamu hanya perlu menunggu SIM baru keluar

Mudah dan tidak ribet kan? So, jangan takut untuk membuat atau memperpanjang SIM sendiri. –hm-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: