asap knalpotJika membeli mobil dalam kondisi baru, mungkin tidak banyak hal yang perlu diperhatikan terkait kondisi mobil. Namun, hal ini tentulah berbeda jika kamu mengajukan kredit kendaraan bermotor untuk mobil bekas. Sebab, kondisi mobil bekas tidaklah sebaik mobil baru, tergantung dari perawatan yang dilakukan oleh pemilik mobil sebelumnya. Sebab itulah, kamu harus lebih detail memperhatikan kondisi mobil, termasuk kondisi asap yang keluar dari knalpot mobil.

Pada saat mobil dinyalakan, pastilah knalpot akan mengeluarkan asap yang merupakan hasil dari proses pembakaran yang terjadi pada mesin. Dalam kondisi normal, asap yang keluar seharusnya tidak terlalu banyak dan juga tidak berwarna. Kalaupun berwarna, hanya sebentar saja karena mungkin adanya penumpukan kondensasi, sehingga hal ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika kondisi ini berlangsung terus, artinya terdapat suatu hal yang tidak beres pada sistem pembakaran mesin.

Ketika knalpot mobil mengeluarkan asap, hal yang pertama harus kamu lakukan adalah perhatikan warna dari asap tersebut. Sebab, warna yang berbeda mengindikasikan masalah yang berbeda pada mesin mobil.

Asap Putih

Salah satu penyebab munculnya asap berwarna putih ini yaitu karena terjadi kebocoran pada bagian pendingin. Jika masalah ini yang terjadi dan diabaikan, maka semakin lama kondisi kerusakan akan parah dan bisa menjadi penyebab terjadinya overheating pada mobil. Selain kebocoran bagian pendingin, adanya kerusakan pada komponen PVC Valve juga bisa menyebabkan masalah ini. PVC Valve yang mengalami kerusakan bisa menyebabkan oli tersedot ke dan masuk ke ruang pembakaran. Tidak hanya kedua hal tersebut saja, jika ada seal klep yang bocor juga bisa menyebabkan asap putih keluar dari knalpot.

Asap Biru

Asap berwarna biru ini disebabkan oleh satu hal, yaitu adanya oli yang masuk ke ruang pembakaran dan ikut terbakar. Artinya, masalah ini bisa menyebabkan knalpot mengeluarkan asap putih ataupun asap berwarna biru. Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan oli masuk ke ruang pembakaran, namun secara umumnya disebabkan adanya kebocoran. Pada umumnya, hal ini ditemukan pada mobil yang berusia di atas 5 tahun, yang tidak mendapatkan perawatan secara baik.

Asap Hitam

Asap hitam ini disebabkan oleh kelebihan bahan bakar yang masuk ke ruang silinder, dan tidak dapat diproses secara penuh. Ada banyak hal yang menyebabkan masalah ini, antara lain setting karburator yang kurang tepat, fuel pump yang rusak, senor bahan bakar yang tidak berfungsi normal, sehingga membuat ECU memerintahkan untuk menyemprotkan bahan bakar dalam jumlah di atas normal. Akibat dari masalah ini, yaitu mobil akan terasa boros bahan bakar karena banyak yang terbuang. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: