strada tritonMeskipun masih banyak pengguna mobil dengan transmisi manual, namun semakin banyak juga yang mulai tertarik untuk menggunakan mobil dengan transmisi automatic (mobil matic) karena dinilai lebih praktis. Karena itulah, banyak produsen mobil yang memproduksi mobilnya dengan dua pilihan transmisi, yaitu manual dan automatic, misalnya saja seperti Mitsubishi Strada Triton.

Mobil matic memang sangatlah praktis dan nyaman, namun sayangnya ada beberapa hal penting yang sering diabaikan oleh para penggunanya. Akibatnya, mesin mobil menjadi bermasalah, mobil kurang nyaman dikendarai, atau yang terparah yaitu mobil mengalami kerusakan parah. Berikut ini, adalah beberapa hal penting yang harus dipahami oleh setiap pengguna mobil matic:

Overdrive (OD)

Meskipun tidak semua, namun sebagian besar mobil matic memiliki fitur OD ini. OD ini bisa berupa tombil switch on/off yang terdapat pada sisi batang tuas pemindah gigi, ataupun berada di posisi gigi angka 3 (P-R-N-D-3-2-L). Pada kondisi normal, OD ini biasanya berada pada posisi off. Namun, kita bisa mengaktifkannya saat dibutuhkan. OD umumnya dimanfaatkan saat kita membutuhkan kecepatan lebih ketika ingin menyalip kendaraan di depan. Namun, manfaat dari OD ini baru akan terasa jika kita sedang berada pada kecepatan di atas 60Km/Jam.

Fungsi setiap gigi

Gigi pada mobil matic dan mobil manual tentulah berbeda, meskipun ada beberapa yang sama. Misalnya seperti gigi “N” untuk posisi netral, dan gigi “R” untuk berjalan mundur. Namun, pada mobil matic terdapat gigi “P” untuk parkir, “D” untuk berjalan maju, “3” (bisa ada atau tidak) untuk overdrive, “2” dan “L” untuk gigi yang lebih rendah. Gigi “2” dan “L” ini biasanya dimanfaatkan untuk jalanan menanjak, jika mobil sudah tidak mampu menanjak dengan gigi “2”, kita bisa menggantinya ke gigi “L” untuk tenaga lebih besar.

Fungsi gigi P

Saat menggunakan gigi “P”, mobil akan berhenti dan tidak akan berjalan meskipun kita berada di jalan tanjakan ataupun turunan. Namun, ingatlah bahwa gigi ini hanya boleh digunakan dalam kondisi mobil berhenti untuk parkir. Tujuannya, memastikan bahwa mobil aman saat ditinggal. Untuk menggunakannya pun, kita harus menunggu mobil benar-benar berhenti terlebih dahulu. Selain itu, jangan pernah gunakan gigi ini pada saat mobil berhenti dalam kondisi macet, apalagi jika kondisi jalanan padat merayap hanya untuk memastikan mobil berhenti tanpa kita perlu menginjak pedal rem.

Ganti oli secara rutin

Jika kita menggunakan mobil manual, kita hanya perlu mengganti oli mesin secara rutin. Namun, hal ini akan berbeda pada mobil matic, karena kita harus mengganti oli transmisi secara rutin. Untuk menggantinya pun tidak semua bengkel memiliki kemampuan untuk melakukannya, karena tempat penyimpanan oli harus benar-benar dikuras hingga bersih sebelum memasukkan oli yang baru.

Dengan memahami berbagai hal di atas, berkendara dengan mobil matic pun akan terasa lebih nyaman dan mesin akan terjaga keawetannya. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: