Gimana Caranya Melakukan Pengiriman dengan Cargo Udara?

cargo udaraSaat ini produk asuransi semakin lengkap saja. Tidak hanya yang memberikan perlindungan kepada kita saja seperti asuransi jiwa atau asuransi kesehatan, tetapi juga asuransi untuk melindungi properti dan barang seperti asuransi marine cargo dan asuransi kebakaran tidak boleh disepelekan. Untuk asuransi lainnya, mungkin sudah sering kamu dengar ya, tapi mungkin kamu masih asing dengan asuransi marine cargo.

Asuransi Marine Cargo merupakan asuransi yang berfungsi menjamin kerugian dikarenakan kerusakan atau hilangnya barang selama proses pengiriman melalui laut. Namun jangan khawatir karena pengiriman cargo melalui laut dan darat juga ada kok asuransinya. Nama asuransinya Asuransi Air Cargo atau Asuransi Land Transit. Bagi kamu yang ingin melakukan pengiriman perlu tahu mengenai asuransi ini. Bisa dibilang asuransi ini adalah backup plan jika barang rusak atau hilang selama proses pengiriman.

Apakah harus menggunakan asuransi ini? Ini tergantung dirimu, menurutmu barang yang kamu kirim berharga atau tidak? Jika berharga alias mahal, mending diasuransikan biar tidak terlalu rugi jika terjadi apa-apa pada barang tersebut. Bagi kamu yang memutuskan untuk menggunakan air cargo (pengiriman dengan waktu paling singkat), udah tahu belum apa yang harus dilakukan? Berikut ini syarat dan cara gimana kamu bisa melakukan pengiriman cargo udara:

Syarat Pengiman dengan Cargo Udara:

  • Barang yang dikirim bukanlah dokumen penting dan uang.
  • Barang yang dikirim bukanlah barang-barang yang dilarang seperti narkoba, sabu-sabu, binatan yang dilindungi dan lainnya.
  • Packingan harus bagus karena jika terjadi sesuatu pada barang karena packingan dari pengirim yang bermasalah maka pengirim tidak bertanggung jawab. Jadi pastikan kamu membungkusnya dengan baik.
  • Untuk pengiriman barang yang bernilai tinggi, disarankan mengajukan asuransi dimana biaya asuransi akan dibebankan pada pengirim.

Gimana Cara Mengirimkan Barang dengan Cargo

  • Pastikan ukuran barang tidak melebihin peraturan yaitu maksimum panjang 150 cm, lebar 110 cm dan tinggi 80 cm. Namun ukuran ini bisa berubah tergantung dengan pesawat cargo yang akan kamu gunakan.
  • Bungkus dengan rapi dan dengan baik untuk memastikan barang sampai ke tangan penerima. Jangan lupa menulis alamat penerima dan pengirim yang lengkap sekalian dengan nomor telp.
  • Datang ke kantor cargo dengan membawa barang yang sudah rapi.
  • Barang akan diterima oleh pihak cargo kemudian ditimbang dan diperiksa packingan, mereka akan membuatkan Airway Bill (AWB). AWB merupakan dokumen informasi pengangkutan barang melalui udara.
  • Kamu sebagai pihak pengirim akan diminta membayar sesuai dengan harga tujuan kiriman. Setelah pembayaran, kamu akan diberikan bukti. Kemudian, kamu boleh pulang
  • Sedangkan untuk barang yang dikirim akan dibawa ke pabean dan diperiksa. Jika lurus pemeriksaan dan disetujui untuk dikirim, barang akan disimpan di gudang hingga waktunya dinaikan ke pesawat.

Gampang ya? –hm-

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *