depresi pada ibu hamil
image source: rodalesorganiclife

Memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu hamil rasanya lebih mudah dibandingkan dengan harus mengontrol suasana hati ketika sedang hamil. Sebab ketika ibu hamil mulai merasakan dampak kekurangan nutrisi selama kehamilan, ibu bisa segera memenuhinya dengan mengonsumsi makanan sehat, vitamin untuk ibu hamil dan berolahraga secara rutin. Namun, terkadang mengatur suasana hati sulit sekali untuk dilakukan. Dan tidak jarang terjadi depresi pada ibu hamil.

Penyebab Depresi Pada Ibu Hamil

Ibu hamil memang lebih rentan mengalami perubahan mood yang drastis. Jika masih dalam batas yang bisa dimaklumi, mood swing mungkin tidak begitu merugikan. Namun, bagaimana jika ibu hamil sampai mengalami depresi? Depresi merupakan gangguan suasana hati yang kerap kali dirasakan ibu hamil. Hal ini dikarenakan adanya tiga hormon dominan yang meliputi hormon estrogen, progresteron dan gonadotropin.

Hormon gonadotropin diproduksi dari plasenta dan dapat merubah neuorotransmitter sehingga ibu hamil bisa mengalami perubahan mood yang cepat dan kemungkinan dapat memicu stres. Selain faktor hormonal, depresi bisa juga disebabkan oleh rasa cemas yang berlebihan, masalah ekonomi, masalah keluarga, dan hal-hal lainnya.

Cara Penanganan Depresi untuk Ibu Hamil

Depresi pada ibu hamil ini tentu tidak boleh disepelekan. Jika tidak ditangani dengan baik, depresi bisa merugikan ibu hamil dan janin. Jika ibu hamil stres, pasokan oksigen untuk janin bisa terganggu sehingga dapat memengaruhi proses pembentukan otak janin, lalu ada kemungkinan bayi bisa lahir dengan berat badan rendah bahkan prematur. Lalu apa yang harus dilakukan agar ibu hamil tidak mengalami depresi?

  1. Istirahat yang cukup. Terkadang saat ibu hamil merasa lelah akan lebih sulit untuk mengatur perasaan dan cenderung lebih emosi. Sehingga ada baiknya ibu hamil membatasi kegiatannya dan istirahat dengan cukup.
  2. Konsumsi makanan bergizi. Tidak bisa dipungkiri kalau makanan yang dikonsumsi bisa memengaruhi suasana hati. Konsumsilah makanan bergizi yang bisa memproduksi hormon yang membuat suasana hati tenang.
  3. Olahraga ringan. Olahraga juga perlu dilakukan agar tubuh dan pikiran tetap segar. Tubuh dan pikiran yang fresh tentunya bisa memengaruhi suasana hati ibu hamil.
  4. Jalin komunikasi yang baik. Biasanya depresi bisa disebabkan karena komunikasi dengan lingkungan sekitar tidak terjalin dengan baik. Karena itu, cobalah untuk lebih terbuka dengan orang-orang di sekitar, terutama pasangan Anda.

Semoga setelah membaca artikel ini Anda bisa lebih waspada dengan depresi saat kehamilan ya! (Rima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: