kesehatanKolesterol tinggi bukanlah masalah yang bisa diabaikan begitu saja. Sayangnya, justru banyak yang terkesan tidak peduli dengan masalah ini. Misalnya, tidak mau memeriksakan kadar kolesterolnya secara rutin sehingga tidak segera menerapkan gaya hidup sehat sebagai cara menurunkan kolesterol tinggi. Hal ini sering kali terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya yang bisa timbul akibat kondisi ini.

Yap, berbeda dengan naiknya tekanan darah atau kadar gula dalam darah (diabetes) yang menunjukkan gejala, kenaikan LDL (kolesterol jahat) tidaklah menunjukkan gejala apapun. Inilah yang akhirnya membuat masyarakan tidak menyadarinya dan cenderung merasa bahwa kolesterolnya masih normal. Ketika mulai merasakan adanya ketidakberesan pada kesehatannya, barulah memeriksakan darah ke dokter dan akhirnya diketahui kadar kolesterol yang sudah tinggi. Padahal, ketika tubuh mulai menunjukkan gejala akibat kolesterol tinggi, artinya kondisi ini sudah cukup parah dan harus diatasi segera. Jika tidak, maka penyakit ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti:

  • Penyakit jantung koroner

Serangan jantung, adalah salah satu dari penyebab kematian mendadak terbesar di Indonesia. Kondisi ini terjadi saat jantung tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup sehingga menimbulkan rasa sakit dan akhirnya terjadilah sebuah serangan. Pada umumnya, kurangnya pasokan darah ini disebabkan oleh adanya sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah menuju jantung akibat timbunan plak oleh LDL.

  • Stroke

Sama halnya dengan serangan jantung, kadar LDL yang tinggi juga bisa menyebabkan timbunan pada pembuluh darah di sekitar otak. Akibatnya darah yang mengalir di otak akan terhambat. Padahal, otak adalah bagian yang sangat sensitif dan harus selalu terpenuhi kebutuhan oksigen maupun darahnya. Dengan terhambatnya aliran darah di otak, maka dapat menyebabkan penderitanya mengalami stroke.

  • Hipertensi

Tekanan darah tinggi bisa terjadi akibat tingginya kadar kolesterol dalam darah. Hal ini terjadi akibat timbunan plak dalam pembuluh akan membuat tekanan aliran darah meningkat untuk melewati bagian pembuluh darah yang tersumbat.

  • Diabetes melitus

Kondisi penderita diabetes melitus akan semmakin parah jika mengalami masalah kolesterol tinggi juga. Sebab, diabetes melitus, kolesterol, hipertensi, dan obesitas merupakan 4 penyakit yang termasuk ke dalam sindrom metabolik, atau penyakit yang saling berkaitan dan memperparah kondisi satu sama lain.

Bahaya sekali, kan? Jadi, coba deh mulai sekarang Anda mulai rutin memeriksakan kadar kolesterol dalam darah dan menerapkan tips menurunkan kolesterol secara alami, supaya tidak mengalami komplikasi di atas. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: